BERITA

DPRD Kendal Segera Panggil Dinas Kesehatan Klarifikasi Data Pasien Covid-19

Rabu, 01 April 2020

DPRD Kabupaten Kendal akan segera memanggil Kepala Dinas Kesehatan untuk mengklarifikasi adanya kabar warganya yang positif terjangkit virus corona. Sementara data pemantauan penanganan covid-19 yang dilaporkan Pemkab Kendal tidak ditemukan warga positif corona.

Ketua Komisi D DPRD Kendal, Mahfud Shodiq, Rabu (1/4/2020), mengatakan pihaknya mendapatkan informasi telah ada warga Kendal yang positif terjangkit covid-19. Politisi PKB ini secara spesifik tidak menyebutkan identitas pasien, namun disebutkan warga asal Kendal tersebut sempat dirawat di salah satu rumah sakit di Semarang.

“Saya dapat kabar ada warga asal Kendal yang positif corona. Alhamdulilah sudah dinyatakan sembuh oleh pihak rumah sakit dan baru dipulangkan kemarin. Pertanyaannya, kenapa data ini tidak pernah muncul dan sampai hari ini data positif corona di Kabupaten Kendal dilaporkan nol. Padahal warga tersebut sudah sempat dirawat di rumah sakit 10 sampai 15 hari,” tanya Mahfud.

Lebih lanjut Mahfud mendesak pemerintah daerah untuk menyampaikan data hasil pemantauan covid-19 secara transparan. Jika memang ditemukan warga yang positif, imbuhnya, harus dilaporkan bukan malah ditutup-tutupi.

Senada, Widya Kandi Susanti, sekretaris Komisi D, menekankan perlunya keterbukaan dari pihak pemerintah daerah terkait data penanganan covid-19 di Kabupaten Kendal. Menurutnya jika data yang disampaikan tidak yang sebenarnya, justru akan menghambat upaya pencegahan yang saat ini digalakkan oleh pemerintah.

“Data itu harus disampaikan secara transparan. Pasti ada dampaknya ke masyarakat. Tapi dampak baiknya, masyarakat jadi bisa lebih waspada. Terutama di lingkungan yang telah terdapat pasien positif corona,” terang mantan Bupati Kendal ini.

Menindaklanjuti permasalahan ini, Komisi D akan segera memanggil Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal untuk dimintai klarifikasi. Dengan kehadiran mitra OPDnya itu diharapkan akan didapati keterangan yang lebih utuh. Apakah memang telah terjadi kelalaian ataukah memang ada pertimbangan lain sehingga warga positif corona tersebut tidak dilaporkan.

Sebagai informasi, beredar berita di sejumlah media dalam dua hari terakhir bahwa seorang warga asal Kendal yang sebelumnya dinyatakan positif covid-19 telah dinyatakan sembuh. Warga tersebut sempat dirawat di RSUD Wongsonegoro Semarang selama 10 sampai 15 hari.

Sementara itu, data yang dilaporkan Pemkab Kendal melalui website http://corona.kendalkab.go.id tidak ditemukan warga positif covid-19. Data terkini yang dilaporkan, sebanyak 3229 Pelaku Perjalanan Dari Negara/Wilayah Terjangkit (PPDT), 14 Orang Tanpa Gejala (OTG), 114 Orang Dalam Pemantauan (ODP), 10 Pasien Dalam Pemantauan (PDP), 6 sembuh, 0 positif covid-19 dan 1 PDP RS di luar daerah.(Humas DPRD)