BERITA

Ketua DPRD Dorong Kader GP Ansor Tekuni Pasar Modal

Minggu, 06 Oktober 2019

Ketua DPRD H. Muhammad Makmun, S.H.I. menyambut baik kegiatan Sekolah Pasar Modal Syariah (SPMS) yang diadakan oleh Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Kendal pada tanggal 6 Oktober 2019 di Ruang Rapat Paripurna DPRD.

Bapak Makmun berharap kegiatan yang diadakan dalam rangka audiensi PC Ansor Kendal dengan Pimpinan DPRD tersebut dapat membukakan wawasan kepada para peserta mengenai dunia pasar modal. Dikatakannya, pasar modal masih asing bagi sebagian  besar  masyarakat Kabupaten Kendal khususnya di kalangan warga NU. Menurutnya pasar modal bersifat abstrak karena wujud  %uFB01siknya  tidak  nyata sebagaimana sektor riil yang ditekuni kebanyakan orang.

 “Ternyata pasar modal yang bagi orang awam masih abstrak itu, dapat menghasilkan keuntungan yang nyata. Apalagi saat ini kegiatan pasar modal bisa dilakukan melalui aplikasi di handphone. Ini sangat cocok dengan generasi milenial yang hidupnya tidak lepas dari gadget. Dari pola konsumtif, handphone dan koneksi internet bisa digunakan  untuk  kegiatan produktif. Te ntu saja butuh pengetahuan dan skill teknis agar bisa berhasil dalam pasar modal,” terang Bapak Makmun.

Lebih lanjut Bapak Makmun mengharapkan kegiatan ini tidak hanya berhenti sebagai wacana tapi dapat dipraktikkan oleh para peserta dengan terjun ke pasar modal sesuai yang telah diajarkan para instruktur. Bahkan tidak berhenti di kalangan kader Ansor saja, tapi juga dapat ditularkan ke masyarakat Kendal sehingga mampu meningkatkan pendapatan daerah.

Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Kendal, Muhammad Ulil Amri mengatakan kegiatan ini sebagai upaya memberdayakan para kader agar dapat mandiri secara %uFB01nansial. Dikatakan,  kegiatan  ini bekerjasama dengan Ansoruna Business School yang merupakan badan otonom di bawah PP GP Ansor  untuk  mendorong kemandirian organisasi dalam bidang ekonomi.

Kegiatan diikuti oleh 120 peserta yang berasal dari pengurus dan kader Ansor di Kabupaten Kendal, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kendal dan Semarang, dan masyarakat umum. Selama seharian peserta mendapatkan pelatihan baik teori maupun praktik oleh instruktur dari Bursa Efek Indonesia, tim Ansoruna, dan pelaku pasar modal. (gm-tim)